Tebak Kaki Hewan

 

1. Gambar A

Bebek merupakan bagian dari famili anatidae bersama dengan angsa dan itik . Bebek termasuk ke dalam jenis ordo Anseriformes yang banyak ditemukan dihabitat lahan basah. Ordo Anseriformes adalah satu ordo yang terdiri sekitar lebih dari 140 spesies unggas air memilik ciri fisik yaitu paruh lebar tertutup dengan lapisan yang mengandung organ sensori, bentuk kaki pendek, jari dengan membrane kulit, ekor pendek. Paruh pipih pada bebek  berfungsi untuk memilih makanan yang bisa dikonsumsi atau tidak, paruh ini sangat membantu saat mencari makanan di area perairan dan lumpur.  Bebek termasuk hewan omnivora, makanannya bervariasi dari tumbuhan hingga hewan air maupun serangga. Makanan bebek antara lain rerumputan, tanaman air, ikan, serangga, amfibi kecil dan cacing.

Bebek adalah makhluk sosial yang sangat kuat. Mereka terlihat sangat sering berkelompok atau bersama keluarga dan dapat membentuk ikatan yang kuat satu sama lain. Bebek memiliki sistem navigasi yang kuat, saat bermigrasi bebek akan menggunakan berbagai metode untuk menavigasi. Salah satunya adalah menggunakan matahari, bintang, dan pola magnetik bumi.

Pada hewan unggas ada proses yang dinamakan molting yang rutin dan penting dilakukan dalam siklus hidup bebek.  Molting adalah pergantian bulu yang rusak kemudian menumbuhkan bulu yang baru. Tujuannya agar membantu bebek tetap hangat dan terisolasi dari musim dingin. Bebek melakukan molting rutin setiap tahun, biasanya setelah musim kawin, dan berlangsung selama beberapa minggu.

Bulu sebagian besar terbuat dari protein yang disebut dengan keratin, selama pergantian bulu bebek membutuhkan makan banyak dan nutrisi yang tepat seperti protein, vitamin, dan mineral. Semua itu dibutuhkan agar pertumbuhan bulu bebek tumbuh dengan baik dan mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk regenerasi bulu.


2. Gambar B 

Burung Cangak Abu termasuk burung yang dilindungi di Indonesia karena mereka termasuk ke dalam jenis burung bangau, maka dari itu hewan ini tidak boleh ditangkap sembarangan, kecuali burung akan ditangkap pihak berwajib.

Habitat burung ini terdapat di daerah yang basah atau berair, umumnya sering terlihat di daerah pesisir pantai, rawa-rawa, serta pada danau-danau daerah pedalaman yang mempunyai ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Burung ini berhabitat di daerah basah karena untuk mencari makanan berupa ikan air tawar dengan cara menyusurkan paruh dan kepalanya ke dalam air. Burung ini termasuk hewan karnivora yang memakan ikan, kadal, larva capung bahkan ular air dan juga katak. 

Jenis burung ini berkembang biak di waktu tertentu pada sekitar bulan Januari sampai dengan bulan Juli. Namun jumlahnya tidak terlalu banyak. Telur itu biasanya menetas dalam waktu 23 hari sampai 25 hari atau bahkan ada yang sampai 1 bulan. Struktur populasi cangak abu ini lebih didominasi oleh cangak abu dewasa. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Monumen Tentara Pelajar